Pengertian Hacking dan Cracking
Sebelum kita masuk kepada persiapan hacking, ada baiknya kalau kita sedikit membahas tentang masalah keamanan jaringan komputer. Sehebat apapun komputer yang Anda gunakan, bila komputer tersebut sudah terhubung ke jaringan luar atau external, apalagi ke jaringan internet, maka komputer Anda tersebut akan menjadi sasaran bagi orang usil atau istilah kerennya hacker/cracker. Sebenarnya, apakah hacker dan cracker tersebut?
Apakah Hacker/Cracker itu?
Kadang-kadang kita pernah mendengar istilah hacker/cracker. Bila kita membicarakan masalah keamanan pada komputer, maka kedua ekor makhluk asing ini pasti akan ikut serta di dalamnya. Cuma masalahnya, kita sering kali rancu pada kedua istilah tersebut. seringkali kita menyamakan hacker dengan cracker. Sebenarnya apakah Hacker/Cracker itu?
Sedikit tentang definisi hacker adalah: "orang yang suka ngutak-ngatik hardware/software yang ada di hadapannya."
Sedangkan menurut Eric S. Raymond: "originally, someone who makes furniture with an axe"
"Seorang hacker adalah mereka yang dapat memasuki sebuah sistem komputerisasi tanpa diketahui oleh pemilik atau pengawas sistem komputerisasi tersebut. Seorang hacker pada umumnya tidak memberitahu kepada masyarakat luas untuk memberitahukan bahwa dia dapat menembus sistem keamanan tersebut, mereka (kita katakan sebagai hacker) selalu menghindari publikasi semacam itu, mereka pada umumnya hanya memberitahu pemilik ataupun pengawas sistem komputerisasi tersebut guna bagi pemilik dan pengawas tersebut memperbaiki kesalahan dan lubang keamanan pada sistem komputerisasi mereka."
Hacker adalah profesional komputer. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya, mendedikasikan keahlian komputer dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia TI. Orang-orang ini merupakan pakar interne, memahami dunia komputasi. Administrator jaringan Anda, menganggap mereka memahami benar apa yang mereka bicarakan, kebanyakan juga seorang hacker. Hacker bukanlah orang-orang yang ada dibarisan terdepan dalam perang internet guna memperoleh akses ilegal ke komputer tanpa alasan yang kuat. Seorang hacker hanya akan mengambil alih sistem jika hal tersebut membutuhkan proses pemikiran yang rumit, sesuatu yang menantang, dan yang akan memberikan informasi atau membantu mereka mengklarifikasi informasi tentang bagaimana hal tersebut dilakukan. Para hacker selalu haus ilmu pengetahuan, mempelajari lebih dalam, menyukai dan selalu ingin memperoleh lebih rinci mengenai subyek tertentu. Para hacker dapat juga didefinisikan sebagai kelompok White Hat Sedangkan Cracker. Merupakan sisi gelap dari profesional keamanan komputer yang menyimpang terlalu jauh. Kaum Script Kiddies, kaum Black Hat, orang-orang yang tanpa pengetahuan kecuali cara melakukan hacking. Kelompok ini tidak mengetahui bagaimana komputer tersebut bekerja. Seorang cracker tidak peduli terhadap masyarakat dan tidak memikirkan akibat dari tindakan mereka. Para Cracker dianggap hina dalam forum hacking dan identik dengan kerusakan dan "Google". Para cracker ingin segala sesuatunya yang dikuasainya disimpan dalam piringan hitam. Mereka tidak mencari informasi untuk diri mereka dan tergantung siapa saja yang memberikannya ke mereka. Mereka inilah kaum wanna-be. Anda tidak ingin menjadi salah satu dari mereka bukan?
Aktivitas tindakan mereka dalam memasuki suatu sistem disebut dengan hacking atau cracking, tergantung dari motivasi yang melatar belakangi tindakan mereka tersebut.
Dalam dunia komunikasi data global yang selalu berubah, akses Internet yang semakin terjangkau, dan cepatnya perkembangan software, keamanan suatu sistem operasi menjadi isu yang semakin penting. Keamanan saat ini menjadi suatu kebutuhan dasar, karena komputasi global tidak aman. Sebagai contoh, dengan berpindahnya data Anda dari titik A ke titik B di Internet, ia mungkin melalui beberapa titik lain selama perjalanan, membuka kesempatan bagi orang lain untuk memotongnya, atau pun merubah data Anda. Bahkan pengguna lain pada sistem Anda dapat merubah data Anda ke sesuatu yang tidak Anda inginkan. Akses yang tidak diijinkan ke dalam sistem Anda mungkin dapat diperoleh si penyusup, juga dikenal sebagai "cracker", yang kemudian menggunakan pengetahuannya untuk berpura-pura sebagai Anda, mencuri informasi dari Anda, atau bahkan menolak akses Anda ke sumber daya Anda sendiri, untuk keuntungan finansial maupun personal.
Sebelum kita masuk kepada persiapan hacking, ada baiknya kalau kita sedikit membahas tentang masalah keamanan jaringan komputer. Sehebat apapun komputer yang Anda gunakan, bila komputer tersebut sudah terhubung ke jaringan luar atau external, apalagi ke jaringan internet, maka komputer Anda tersebut akan menjadi sasaran bagi orang usil atau istilah kerennya hacker/cracker. Sebenarnya, apakah hacker dan cracker tersebut?
Apakah Hacker/Cracker itu?
Kadang-kadang kita pernah mendengar istilah hacker/cracker. Bila kita membicarakan masalah keamanan pada komputer, maka kedua ekor makhluk asing ini pasti akan ikut serta di dalamnya. Cuma masalahnya, kita sering kali rancu pada kedua istilah tersebut. seringkali kita menyamakan hacker dengan cracker. Sebenarnya apakah Hacker/Cracker itu?
Sedikit tentang definisi hacker adalah: "orang yang suka ngutak-ngatik hardware/software yang ada di hadapannya."
Sedangkan menurut Eric S. Raymond: "originally, someone who makes furniture with an axe"
"Seorang hacker adalah mereka yang dapat memasuki sebuah sistem komputerisasi tanpa diketahui oleh pemilik atau pengawas sistem komputerisasi tersebut. Seorang hacker pada umumnya tidak memberitahu kepada masyarakat luas untuk memberitahukan bahwa dia dapat menembus sistem keamanan tersebut, mereka (kita katakan sebagai hacker) selalu menghindari publikasi semacam itu, mereka pada umumnya hanya memberitahu pemilik ataupun pengawas sistem komputerisasi tersebut guna bagi pemilik dan pengawas tersebut memperbaiki kesalahan dan lubang keamanan pada sistem komputerisasi mereka."
Hacker adalah profesional komputer. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya, mendedikasikan keahlian komputer dan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia TI. Orang-orang ini merupakan pakar interne, memahami dunia komputasi. Administrator jaringan Anda, menganggap mereka memahami benar apa yang mereka bicarakan, kebanyakan juga seorang hacker. Hacker bukanlah orang-orang yang ada dibarisan terdepan dalam perang internet guna memperoleh akses ilegal ke komputer tanpa alasan yang kuat. Seorang hacker hanya akan mengambil alih sistem jika hal tersebut membutuhkan proses pemikiran yang rumit, sesuatu yang menantang, dan yang akan memberikan informasi atau membantu mereka mengklarifikasi informasi tentang bagaimana hal tersebut dilakukan. Para hacker selalu haus ilmu pengetahuan, mempelajari lebih dalam, menyukai dan selalu ingin memperoleh lebih rinci mengenai subyek tertentu. Para hacker dapat juga didefinisikan sebagai kelompok White Hat Sedangkan Cracker. Merupakan sisi gelap dari profesional keamanan komputer yang menyimpang terlalu jauh. Kaum Script Kiddies, kaum Black Hat, orang-orang yang tanpa pengetahuan kecuali cara melakukan hacking. Kelompok ini tidak mengetahui bagaimana komputer tersebut bekerja. Seorang cracker tidak peduli terhadap masyarakat dan tidak memikirkan akibat dari tindakan mereka. Para Cracker dianggap hina dalam forum hacking dan identik dengan kerusakan dan "Google". Para cracker ingin segala sesuatunya yang dikuasainya disimpan dalam piringan hitam. Mereka tidak mencari informasi untuk diri mereka dan tergantung siapa saja yang memberikannya ke mereka. Mereka inilah kaum wanna-be. Anda tidak ingin menjadi salah satu dari mereka bukan?
Aktivitas tindakan mereka dalam memasuki suatu sistem disebut dengan hacking atau cracking, tergantung dari motivasi yang melatar belakangi tindakan mereka tersebut.
Dalam dunia komunikasi data global yang selalu berubah, akses Internet yang semakin terjangkau, dan cepatnya perkembangan software, keamanan suatu sistem operasi menjadi isu yang semakin penting. Keamanan saat ini menjadi suatu kebutuhan dasar, karena komputasi global tidak aman. Sebagai contoh, dengan berpindahnya data Anda dari titik A ke titik B di Internet, ia mungkin melalui beberapa titik lain selama perjalanan, membuka kesempatan bagi orang lain untuk memotongnya, atau pun merubah data Anda. Bahkan pengguna lain pada sistem Anda dapat merubah data Anda ke sesuatu yang tidak Anda inginkan. Akses yang tidak diijinkan ke dalam sistem Anda mungkin dapat diperoleh si penyusup, juga dikenal sebagai "cracker", yang kemudian menggunakan pengetahuannya untuk berpura-pura sebagai Anda, mencuri informasi dari Anda, atau bahkan menolak akses Anda ke sumber daya Anda sendiri, untuk keuntungan finansial maupun personal.
tulisan ini di ambil dari opensource.jawatengah.go.id - opensource.opencrack.or.id



2 komentar:
wah asik juga nih utuk belajar.......
wah bagus nih
Posting Komentar